Kenapa Gigi Bawah Lebih Sering Berlubang dibanding Gigi Atas

Kenapa Gigi Bawah Lebih Sering Berlubang dibanding Gigi Atas ? ada yang punya jawaban ?. Faktanya memang begitu ya, gigi bawah memang lebih sering rusak atau berlubang.

Gigi Atas Gigi Bawah
Gigi Atas Gigi Bawah
Fakta Ilmiahnya Kenapa Gigi Bawah Lebih Sering Berlubang dibanding Gigi Atas

Bakteri penyebab gigi berlubang yang terdapat di dalam mulut anda akan mencerna karbohidrat sederhana dan mengubahnya menjadi plak asam. Plak asam ini berbeda dengan plak pada gigi yang menyebabkan penyakit gusi. Plak asam yang dihasilkan oleh bakteri ini menyebabkan lapisan anorganik keras pada enamel dan dentin melunak. Lapisan yang melunak ini kemudian akan larut ke dalam air liur dan terbentuklah lubang pada gigi.

Jika lubang ini tidak segera ditambal oleh dokter gigi anda, maka lubang ini akan terus mengerosi gigi dan merusak lapisan pulpa gigi anda. Kerusakan pada pulpa dapat menyebabkan kematian pulpa, infeksi, dan abses gigi. Pulpa yang rusak ini menyebabkan gigi perlu diangkat atau memerlukan penggantian pulpa gigi dengan suatu zat tertentu.

Enamel pada gigi susu belum terbentuk sempurna dan berongga. Setelah 7 tahun maka enamel ini akan digantikan oleh enamel yang sempurna, keras, kuat, dan berkilau. Oleh karena itu, anak-anak lebih mudah mengalami gigi berlubang daripada orang dewasa.

Bakteri penyebab gigi berlubang sulit dihilangkan karena bakteri ini sangat mirip dengan bakteri mulut lainnya yang tidak berbahaya. Terdapat banyak bakteri penyebab gigi berlubang, yaitu:

  1. Lactobacillus acidophilus yang terdapat di dalam lubang dan celah pada bagian atas permukaan gigi. Bakteri ini dapat menyebabkan pembusukan gigi pada anak-anak berusia 3-12 tahun, menyebabkan gigi berlubang pada bayi, dan gigi geraham permanen pertama yang mulai terbentuk pada usia 6 tahun.
  2. 6 jenis bakteri Streptococcus yang menyerang permukaan lunak pada bagian samping gigi. Biasanya terjadi pada daerah yang bersentuhan dengan gigi lainnya. Lubang yang terjadi pada bagian ini sulit terlihat oleh mata sehingga membutuhkan foto rontgen.
  3. Odontomyces viscoses yang hidup pada bagian belakang lidah dan  menyerang lapisan semen gigi yang tidak terlindungi. Lapisan semen merupakan bagian keras dan terluar dari akar gigi (dua pertiga bagian gigi yang biasanya terdapat di dalam tulang gigi). Pada lansia dan penderita penyakit gusi, akar gigi dan semen menjadi tidak terlindungi dan rentan terhadap infeksi bakteri.
Logikanya Kenapa Gigi Bawah Lebih Sering Berlubang dibanding Gigi Atas

Dari penjelasan di atas, bisa kita ketahui penyebab utamanya adalah bakteri yang mencerna sisa makanan yang tersisa di mulut menjadi plak asam. Pertanyaannya, dimanakah sisa makanan yang paling banyak tertinggal ? tentunya di bawah bukan ?. Kira-kira begitulah kenapa nasib gigi bawah lebih buruk dibandingkan gigi atas he…he… Kalau ada penjelasan lain tolong bantu share ya.

Ads by WP QUADS

Tinggalkan Balasan