Kenapa Kucing Makan Plasenta (ari-ari) anaknya ?

Kucing Melahirkan

Setelah Melahirkan, Kenapa kucing makan plasenta (ari-ari) anaknya ? Sepertinya tak ada jawaban yang pasti untuk pertanyaan tersebut tetapi ada sejumlah teori menarik. Sebagian orang yakin bahwa plasenta (ari – ari) kaya nutrisi yang sangat dibutuhkan sang induk untuk memulihkan diri dari penderitaan melahirkan dan mendukung produksi susu untuk menyusui anaknya. Beberapa mamalia berpuasa selama 24 jam terakhir masa kehamilannya, yang bisa jadi sebagai alasan lain mengapa mereka mati – matian membutuhkan nutrisi pada saat itu.

Apa sebenarnya fungsi dari plasenta ?

Plasenta atau ari-ari merupakan organ pertama yang dibentuk, bahkan lebih dulu daripada organ-organ bayi setelah proses pembuahan terjadi. Plasenta berfungsi sebagai perantara antara sang ibu dan bayinya di dalam rahim, yang juga berfungsi untuk menghantarkan oksigen, nutrisi, dan hormon, serta mengeluarkan berbagai zat sisa yang dihasilkan bayi. Seiring dengan semakin bertambahnya usia kehamilan Anda, maka plasenta pun akan terus bertumbuh.

Lalu kenapa kucing makan plasenta (ari-ari) anaknya ?

Ada beberapa teori yang masuk akal, kenapa kucing makan plasenta (ari-ari) anaknya, antara lain :

  1. Induk kucing memakan plasenta untuk menghapus tanda – tanda kelahiran dan pemangsa di alam liar. Tetapi, ada sejumlah masalah dalam teori ini. Banyak spesies pemangsa yang dominan dan terunggul yang juga memakan plasentanya walaupun mereka tak menghadapi ancaman pemangsa yang berarti. Beberapa primata pohon, yang bahkan melahirkan di atas pohon, akan menghabiskan waktu satu hingga dua jam untuk memakan plasentanya, padahal bisa saja mereka membuangnya ke tanah. Lebih jauh lagi, jika penyebabnya untuk menghindar dan pemangsa, mamalia pemakan plasenta ternyata tak membersihkan cairan ketuban yang keluar selama melahirkan, yang mungkin juga menarik pemangsanya.
  2. Penjelasan yang lebih cocok sepertinya bahwa plasenta mengandung sejumlah zat kimia yang bermanfaat. Plasenta mengandung hormon prostaglandin dalam jumlah tinggi yang membantu uterus kembali ke bentuk semula. Plasenta juga mengandung hormon oksitosin, yang memicu produksi susu. Plasentajuga diyakini mengandung zat penawar rasa sakit bernama placental opioid – enhancing factor, POEF. Pada manusia juga diyakini bahwa makan ari – ari bisa membantu mencegah depresi pasca – melahirkan, walaupun tampaknya tak ada landasan ilmiahnya.

Tinggalkan Balasan